Tembok Rumah Anda Rusak? Kenali Jenis-Jenisnya!

Tembok ruangan Anda pernah mengalamai kerusakan? Tentunya keruskan ini menjadi hal yang menjengkelkan ya bagi Anda ataupun keluarga Anda. Tembok atau dinding yang retak akan membuat nilai keindahan properti Anda sedikit banyak mengalami pengurangan. Namun, sebelum mengatasi keretakan yang ada di tembok properti Anda, ada baiknya Anda mengetahui bermacam jenis keretakan yang bisa saja terjadi untuk tembok Anda!

Retak Struktur

 

Retak Struktur

Biasanya, penyebab retak struktur diakibatkan oleh penggunaan air yang berlebihan ketika proses pembuatan adukan. Sehingga seiring berjalannya waktu, terjadi penyusutan dan membuat dinding mengalami keretakan. Komposisi adukan yang tidak sesuai dengan kandungan semen yang lebih sedikit, penyiraman beton yang kurang, penggunaan material bangunan dengan kualitas rendah dan juga penurunan tanah juga menjadi penyebab dari retak struktur ini. Retak struktur sendiri terbagi menjadi dua, yaitu Retak Tarik dan Retak Tarik dan Retak Tekan.

Retak Tekan

Retak tekan terjadi karena adanya tekanan dari bagian atas dan bawah dinding properti Anda. Keretakan ini berawal ketika kolom pada bangunan tidak bisa bekerja secara maksimal, maka keretakan bisa mempengaruhi dinding secara berbeda, dimana retakan yang satu dapat berbeda dengan keretakan pada sisi yang lain. Agar retak tekan tidak terjadi, Anda harus memastikan material seperti batu, pasir dan air memiliki kualitas yang sangat baik. Selain pemilihan material bangunan yang baik dan komposisi camputan yang sesuai, lakukan juga pemadatan tanah dan analisis struktur secara tepat. Anda juga harus melakukan analisis dengan kontraktor mengenai struktur bangunan yang pas demi menghindari pembebanan berlebih pada aplikasi struktur. Kalau keretakan ini terjadi di kamar anak Anda tentu akan sangat mengganggu kefiatan istirahat atau belajar si anak. Sebagai solusi, Anda dapat menggunakan wallpaper dinding kamar anak Anda.

Retak Tarik

Retak tarik bisa saja disebabkan oleh beberapa hal. Salah satu penyebab dari retakan jenis ini adalah penurunan permukaan tanah.Penurunan permukaan tanah yang tidak secara serentak akan mengakibatkan perubahan elevasi pada properti Anda. Keretakan jenis retak tarik ini juga bisa dikarenakan erosi atau gempa bumi. Untuk mengatasinya, selain menggunakan wallpaper dinding kamar anak atau ruang lainnya, Anda dapat melakukan pemadatan tanah dan memilih fondasi yang sesuai dengan karakteristik tanah dimana properti Anda dibangun.

Retak Non Struktur

 

Retak Non Struktur

Walaupun tidak terlalu berbahaya, retak non struktur tetap akan mengurangi nilai keindahan dari properti Anda, meskipun tembok kamar anak Anda dibalut dengan wallpaper anak. Rendahnya kualitas material ditambah dengan cuaca yang ekstrem bisa menjadi penyebab dari retak non struktur. Keretakan jenis ini juga dibagi menjadi tiga jenis, yaitu crazing, dan map cracking.

Baca juga: Dinding Keramik untuk Rumah Indah dan Bersih

Map Cracking

Keretakan jenis non struktur ini diakibatkan oleh penggunaan semen yang terlalu banyak dan plesteran yang kering terlalu cepat. Pola retakannya seperti alur pada peta, membentuk segi enam dengan jarak hingga 2 cm. Strukturnya juga lebih dalam dan bersambung. Untuk mencegah terjadinya keretakan ini, lakukan penyiraman pada permukaan dinding plester dengan menggunakan air sebelum pengacian dilakukan.

Crazing

Ciri utama dari keretakan jenis crazing ini ditandai dengan adanya jaringan halus yang dangkal, alurnya bersambung dan membentuk segi enam dengan jarak 0.5-7 cm. Keretakan ini terjadi tidak lama setelah proses plesteran. Anda dapat mengatasi retakan ini dengan cara menutupnya dengan dempul, atau untuk ruang belajar anak, Anda dapat menutupnya dengan tema wallpaper anak yang lucu.