3 Cara yang Lazim Dipilih Pada Pengaturan Tempat Jemaah di Ruang Ibadah Umat Muslim

Rumah ibadah merupakan tempat setiap orang menjalankan kewajiban dan mendekatkan diri pada Tuhan. Oleh karena itu, rumah ibadah yang sejuk, tenteram dan mendukung untuk beribadah secara khusyuk merupakan harapan setiap orang tatkala mengunjungi rumah ibadah.

Sebagai salah satu bentuk bangunan, rumah ibadah  juga didesain dengan tipe arsitektur  yak khas. Biasanya, masing-masing rumah ibadath dentik dengan desain arsitektur negara-negara tertentu. Walaupun tidak merupakan suatu keharusan, namun umumnya masjid atau mushola, memiliki kubah.

Arsitektur bangunan yang sering digunakan untuk desain masjid dan mushola umumnya mengadaptasi bangunan timur tengah, atau Turki. Namun tak jarang juga ditemukan sentuhan arsitektur China, atau tradisional daerah Indonesia. Misalnya Arab-Melayu, Atau Arab Jawa dan lain sebagainya. Tidak hanya keindahan arsitektur yang harus dipertimbangkan dalam membangun rumah ibadah. Namun tentu saja, ada haluan-haluan tertentu yang berkaitan dengan aturan agama yang harus diperhatikan.

Tipe Cara Pemisahan Jemaah

Dalam agama Islam, ada aturan tegas untuk tidak mencampurkan jemaah laki-laki dan jemaah perempuan. Pemisahan itu biasanya sudah dimulai dari pembedaan pintu masuk, tempat wudhu yang terpisah hingga ruang ibadah yang terpisah.

Namun, ketimbang membangun mushola menjadi dua bagian untuk jemaah laki-laki dan jemah perempuan. Umumnya masjid dan mushola menggunakan partisi sementara untuk memisahkan jemaah. Baik berupa kain pemisah ataupun movable partition.

Berikut ini adalah cara pengaturan jemaah di masjid yang umum dilakukan:

  1. Jemaah laki-laki dan perempuan terpisah di bagian depan dan belakang. Pada cara pengaturna ini, jemaah laki-laki ditempatkan di depan dan jemaah perempuan di belakang. Partisi ditempatkan antara bagian belakang jemaah laki-laki dan bagian depan jemaah perempuan.
  2. Jemaah perempuan dan laki-laki dipisah bersebelahan di bagian kiri dan kanan. Pada bagian tengah ruangan, dipasang pemisah jemaah.
  3. Jemaah laki-laki beribadah di bagian bawah dan perempuan beribadah di lantai atas. Untuk pengaturan pemisahan jemaah cara seperti ini, maka akan ada tangga untuk jalan bagi jemaah perempuan.

Umumnya, cara memisahkan jemaah laki-laki dan perempuan yang banyak dilakukan adalah cara pemisahan pertama. Dimana jemaah laki-laki berada di bagian depan dan perempuan di bagian belakang. Sementara pembagian jemaah cara yang terakhir, hanya dapat dilakukan jika bangunan mushola atau masjid lebih dari satu lantai.

Kelebihan Movable Partition Untuk Memisahkan Area Tempat Ibadah

 

Ada beberapa benda yang biasanya dijadikan pilihan untuk digunakan sebagai pemisah jemaah cara pertama (depan belakang) atau cara kedua (samping-sampingan). Benda yang sering dimanfaatkan adalah kain pemisah yang panjang seperti gorden polos.

Namun pemanfaatkan kain terkadang agak mengganggu, apalagi jika terkena kipas angin. Maka kain tersebut biasanya terbuka dan berkibar-kibar. Bahkan tidak jarang menyangkut di kepala jemaah wanita yang berada di barisan depan. Sehingga dapat mengurangi kekhusyukan dalam beribadah.

Saat ini telah banyak dimanfaatkan movable partition murah untuk memisahkan ruang ibadah jemaah laki-laki dan perempuan di rumah-rumah ibadah umat muslim. Movable partition sangat praktis dalam penggunaannya. Karena pada saat tidak diperlukan pembagian ruangan (misalnya sholat Jum’at yang mana jemaahnya semua laki-laki), maka movable partition dapat dengan mudah dibuka. Dan dipasang kembali saat diperlukan.

Baca juga: Buat Jendela Lebih Cantik Dengan Pilihan Bahan Gorden Berikut Ini!

Selain itu, movable partition murah tersedia dalam berbagai pilihan bahan, motif, desain dan warna yang dapat disesuikan dengan tema interior ruang ibadah. Tentu saja, bukan hanya menjaga kekhusyukan dalam beribadah, movable partition juga menambah kecantikan dan kenyamanan dari para jemaah.

Tidak ada salahnya jika Anda membeli movable partition beserta jasa pasang movable partition yang terdapat di agen terdekat di kota Anda. Sehingga dapat tercipta mendapatkan kenyamanan lebih dalam beribadah.